Close
Bismillah membangun generasi Khaira Ummah

Kuliah Pakar : Peluang Kerja Notaris Makin Prospektif

Semarang – SUARA MERDEKA (16/07/2018).
Pemukiman baru berkembang dengan pesat di berbagai kota besar mulai dari Jakarta, Bandung Semarang, hingga Surabaya di Pulau Jawa. Tak kurang juga banyak pengembang mendidikan perumahan baru. Alasan ini yang membuat notaris kian terasa menjanjikan. “Dewasa ini prospek kerja notaris sangat bagus. Demikian juga ke depannya. Harapannya pekerjaannya harus tetap profesional supaya tidak merugikan klien yang sedang membutuhkan,” tutur Direktur Perdata Kemenkum HAM, Daulat P. Silitonga, saat menjadi pembicara “Kuliah pakar Pelatihan Kenotariatan” Sabtu (14/7). Forum digelar Prodi Magister Kenotariatan (MKn) Fakultas Hukum Unissula. Hadir Dekan FH, Prof. Dr. Gunarto, S.H.,M.Hum., Ketua Prodi MKn, Dr. Akhmad Khisni, Sekretaris Prodi, Dr. Amin Purnawan, S.H.,Sp.N.,M.Hum., dan ratusan mahasiswa Prodi MKN .

Disebutkan, Wewenang notaris erat dibutuhkan untuk urusan kepemilikan rumah dan tanah. Harta benda semacam ini harus memiliki keabsahan dengan telah diketahui pejabat notaris. “Membicarakan dunia notaris memang menarik dan diharapkan orang-orang yang menaungi pekerjaan ini berjiwa matang. Seorang notaris juga adalah pejabat, jadi harus diingat. Pejabat notaris sebaiknya usia minimal 27 tahun, karena dianggap sudah dewasa,” imbuhnya.

Dalam kegiatan yang pesertanya para mahasiswa S-2 Kenotariatan tersebut, Daulat juga menjelaskan teknis materi dalam menghadapi ujian notaris dan peraturan pengangkatan notaris baru. Notaris harus lulus kuliah S2 dalam usia 25 tahun. Kemudian magang 2 tahun di kantor notaris, sehingga idealnya 27 tahun telah pantas menjadi notaris.

Dekan FH Unissula, Prof. Gunarto, menambahkan menjadi notaris harus dibekali jiwa keimanan yang kuat. Calon notaris juga harus beragama dan beramal sholeh sehingga yang dibuat dalam akta notaris mencerminkan kebenaran. Ini selalu saya sampaikan kepada para calon notaris baru dimanapun berada, katanya. Hadir pula memberikan pelatihan adalah Kepala Subdirektorat Notariat Kemenkum HAM, Andi Yulia Hertaty. (H41-45)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *